Nasional

Guna Memotivasi dan Mendukung Petani, Bupati Tamba Tanam Perdana Bibit Jagung di Lahan Sawah Subak Yehembang

Bupati Tamba menyambut baik dan mengapresasi apa yang telah diupayakan desa Yehembang kangin, melalui program Ketahanan Pangan Desa dengan memanfaatkan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) dalam bentuk kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini sebagai bentuk upaya membangun ketahanan pangan desa secara nyata.

Kabupaten Jembrana ternyata memiliki potensi untuk menghasilkan jagung hingga 1500 hektar setiap tahunnya sedangkan potensi yang tergarap baru 600 hektar.

Dan dari setiap hektarnya baru menghasilkan 10 ton dari potensi sebesar 12 – 15 ton jagung hibrida.

Untuk semakin memotivasi petani, Pemkab Jembrana bersama Kodim 1617 Jembrana mengadakan Acara Gerakan Masal Penanaman Jagung Hibrida bertempat di Areal Persawahan Subak Tegal Jati, Desa Baluk, Kecamatan Negara.

Pada acara tersebut Bupati Jembrana b beserta sejumlah kepala OPD Pemkab Jembrana dan Anggota TNI Kodim 1617 melakukan penanaman jagung secara simbolis di areal persawahan tersebut.

Nantinya di tempat penanaman tersebut areal seluas 75 are akan di ikut sertakan pada event lomba menanam jagung yang di selenggarakan Korem 163 Wirasatya.

Selain penanaman jagung simbolis, Bupati Jembrana menyerahkan bibit jagung hibrida kepada Subak Tegal Jati dengan luasan tanam 20 hektar.

Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan, I Wayan Sutama menyampaikan acara tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT RI ke 74 dan juga HUT Kota Negara ke 124.

Menurut Sutama, Gerakan Masal Penanaman Jagung Hibrida merupakan dukungan terhadap program pemerintah pusat yang mengintensifkan penanaman Pajale Babe (Padi, Jagung, Kedelai, Bawang dan Cabe) dan untuk Kabupaten Jembrana menurut Sutama potensi tanaman Jagung masih besar.

“Harapannya petani juga melirik komoditas jagung ataupun kedelai yang juga unggulan di Jembrana. Selain itu dari pusat kita mendapatkan bantuan sebanyak 9,5 ton untuk 631 hektar”ungkap Sutama.

Bupati Tamba  pada kesempatan tersebut menyatakan dirinya mengapresiasi kegiatan tersebut mengingat potensi besar komoditas yang dimiliki Kabupaten Jembrana.

Menariknya Bupati Tamba  juga memberikan tantangan kepada Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan agar bisa juga menanam tanaman jagung di daerah lain yang kurang tanaman jagungnya dan di subak yang tidak aktif.

“Kepada kelian subak yang menerima bantuan agar merawat dan memelihara tanaman jagung yang ditanam dengan sebaik baiknya. Saya berharap target potensi sebesar 12 – 15 ton jagung hibrida bisa dicapai” ujar beliau.(red /kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button