Muara EnimSosialSumsel

KADIN Kab.Muara Enim Menghadiri FGD (Focus Group Discussion) Pengembangan Model Business Pertanian Tahun 2022

Muara Enim,(penaindonesia.net) – KADIN Kab.Muara Enim Menghadiri FGD (Focus Grup Discussion) Pengembangan Model Business Pertanian Tahun 2022 bertempat Di Balai Penyuluhan Pertanian Desa Pulau Panggung Kec. Semendo Darat Laut. Selasa,13 September 2022.

Pengembangan Model Bisnis Pertanian tahun 2022 yang terkait dengan Program Penguatan Kapasitas Pengembangan Agribisnis dan Pemanfaatan Teknologi Digital IPDMIP, bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian Desa Pulau Panggung Kec.Semendo Darat Laut, hadir pada kesempatan itu, antara lain ;

1. Bp.Firmansyah, S.SosT

    Tenaga Ahli Muda

    Program ICT – IPDMIP

2. Bp. Nurdin, S.Pd

ITAKIMO Konten Kreator Inspiratif yang Sudah Go Internasional

Koordinator Provinsi

Sumsel

3. Bp.H.Mushbir Indrawan,SE

Ketua Kadin Kabupaten Muara Enim

4. Bp.Bayu Trinata

Bappeda Muara Enim

5. Bp.Anton M.

Dinas TPHP Muara Enim

6.Bp.Benyu Halalkan

KJF Dinas TPHP Muara Enim

7. Bp.Okpim Farits

Ka. UPT BKK Muara Enim

8.Bp.Jumhadi, ST

Dinas Perdagangan Muara Enim

9.Bp. Edi Suprianto

Camat Semende Darat Laut

10. Para Petani Champion, pedagang, kelompok tani, koperasi, bumdes

Acara dibuka oleh kepala Bapeda kab.Muara Enim di wakili oleh Bp. Bayu Trinata menyampaikan Tujuan acara ini adalah Meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani peserta program IPDMIP, memberikan pendampingan kepada petani dari proses budidaya sampai penanganan panen, memastikan kepastian pasokan dan permintaan pasar, mendapatkan informasi tentang berbagai layanan informasi pertanian dari sarana penyedia input, proses produksi, sampai rantai pemasaran, nilai rantai (value chain) dena peta pemasaran dari perspektif petani sehingga dapat merumuskan Model Bisnis Pertanian yg diharapkan.

Bp.H.Mushbir Indrawan,SE / Ketua Kadin Kabupaten Muara Enim mengutarakan dengan adanya acara FGD diharapkan dapat terciptanya wadah Business Development yg terintegrasi sesuai fungsi masing-masing secara bersinergi dari pemerintah, petani, pelaku usaha dan khususnya Kadin selaku organisasi siap untuk menyembatani sesuai Tugasnya adalah sebagai wadah penyampaian kebijakan pemerintah dan implementasikannya di masyarakat sebagai pelaku usaha (Umkm), kadin siap membantu para pelaku usaha dalam hal pendampingan dalam pengurusan perijinan, strategi pemasaran, jaringan permodalan.

Konsultan IPDMIP pusat Bp. Firmansyah,Ssos Tenaga Ahli Muda Program ICT IPDMIP, menyampaikan bahwa acara diharapkan dapat merumuskan Produk unggulan daerah khususnya di wilayah projek IPDMIP di 3 kecamatan di Semendo, dapat terbentuknya program Closed Loop Model (Model Bisnis secara terintegrasi antara Pemangku Kepentingan baik produsen/petani, swasta, lembaga keuangan bank/non bank, PT serta Pemerintah. Dalam FGD tersebut dihasilkan beberapa kesepakatan antara lain: Produk unggulan dari 3 kecamatan diSemendo yaitu produk Pertanian Padi, Kopi dan Hortikultura. Dalam FGD tersebut juga dikenalkan produk platform digital ecommerce yaitu MATANI.Id, yaitu aplikasi yang dapat diakses oleh petani untuk mendapatkan berbagai informasi meliputi harga komoditi, pemasaran, cuaca, serta info lainnya dibidang pertanian.(Indra)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button