DaerahHukum

Edy Winarko Sebut Rapat Koordinasi Cegah Aliran Sesat Muncul

Rapat Koordinasi cegah aliran sesat muncul, Rabu (26/10)

Penaindonesia.net Malang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melakukan rapat koordinasi dengan tim Pengawas Aliran Kepercayaan dan Keagamaan. Tujuannya adalah untuk mengawasi aliran kepercayaan yang sesat atau menyimpang di Kota Malang.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang, Edy Winarko mengatakan menyampaikan bahwa Tim Pakem Kota Malang bertugas melakukan pengawasan terhadap ajaran atau faham aliran kepercayaan masyarakat karena diindikasikan menyimpang atau sesat. Sehingga kata Edy, diperlukan agenda rapat untuk mengawasi dan mendeteksi dini terhadap aliran-aliran keagamaan yang ada di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini berkaitan dengan kaidah, keimanan. Semua inikan saudara kita. Sepanjang itu tidak menyimpang dari aliran kaidah agama tentu saja kita akan melakukan untuk pembinaan. Supaya bisa kembali lagi ke masyarakat, bisa kembali lagi ke kaidah agamanya,” ucap Edy, Rabu (26/10)

Baca juga : Sujud Masal,Kapolresta Malang Kota Berdoa Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahea apabila sampai ada penyimpangan, dimana ada tindakan penodaan agama baru dilakukan penegakan hukum.

“Semuanya berasal dari masyarakat ada masyarakat yang ikut atau tidak memahami secara mendalam mengenai keagamaan, sehingga terbawa ke aliran kepercayaan yang mungkin menyimpang atau sesat di masyarakat,” kata Edy.

ITAKIMO Konten Kreator Inspiratif yang Sudah Go Internasional

Kemudian, mantan Asintel Kejati Lampung tersebut menambahkan, bahwa sepanjang aliran kepercayaan itu tidak bertentangan akan diajak dan dibina untuk kembali lagi kepada agamanya masing-masing.

“Kembali ke aturan kaidah agamanya masing-masing. Tindakan yang dilakukan hanya bersifat pembinaan ,” tutur Edy yang juga pernah menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Lebak.

Edy berharap kerja sama seluruh masyarakat di Kota Malang ini sangat penting. Sehingga apabila mengetahui ada kegiatan aliran kepercayaan yang menyimpang atau sesat agar segera memberikan informasi kepada aparat penegak hukum setempat.

Untuk diketahui, Tim PAKEM Kota Malang terdiri dari Intel Polresta Malang Kota, Intel Kodim 0833 Kota Malang, BIN Kota Malang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Kantor Kementrian Agama Kota Malang, Bangkesbangpol Kota Malang, MUI Kota Malang, Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia Kota Malang dan Perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Malang. (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button