
PENAINDONESIA.NET – Buku “Menjaring Cahaya Di Timur” yang ditulis oleh mahasiswa Program Doktor Universitas KH. Abdul Chalim, membahas tentang khazanah tokoh, ritus, dan kearifan pesantren Nusantara. Buku ini merupakan kontribusi penting dalam memahami sejarah dan perkembangan pesantren di Indonesia.
Di terbitkan oleh Inteligensia Media, lowokwaru kota Malang Jawa Timur.
Penulis adalah : Subari. Umar Faruq, Nur Mahmudah, Ahmad Ridhowi, Abdul Qodimul Asal, Zainal Abidin, mohammad Mahbub Junaidi, Rena Df. Imron Fauzi, Nur Hanif Wijaya, ujang saeful Mubarok, m. Heri Prianto, Ahmad DH. Slamet Riyadi, Fathul Mubin, Bustanul Arifin, Adi Haryono, Abu Hasan Al Asy’ari, Umi Salamah, Mattablih. Idris, Kuyatif, Farid Hermawan, Salikin, Imron Fauzi, Syainulloh.
Subari, SE. M. Pd, salah satu penulis buku sejarah Syech Jalaluddin Cangga’an Bangil kabupaten Pasuruan, buku ini merupakan salah satu tokoh yang berperan penting dalam mencetak ulama Nusantara. Syech Jalaluddin Cangga’an dikenal sebagai seorang ulama yang berpengaruh di daerah Pasuruan dan sekitarnya.
Buku ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan tentang pesantren Nusantara, serta menginspirasi generasi muda untuk terus mengembangkan dan melestarikan tradisi keilmuan pesantren. Subari salah satu penulis buku sejarah Pasuruan, berharap buku ini bisa di jadikan refrensi untuk para mahasiswa atau masyarakat yang mencari sejarah pondok pesantren di Nusantara. Buku ini di beri pengantar oleh Prof. Dr. KH. Asep Abdul Chalim. MA Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul ummah dan Rektor di Universitas KH. Abdul Chalim, Pacet Mojokerto Jawa Timur. (Sob/tim)



