{"id":13469,"date":"2025-10-18T05:56:34","date_gmt":"2025-10-18T05:56:34","guid":{"rendered":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/?p=13469"},"modified":"2025-10-18T05:56:34","modified_gmt":"2025-10-18T05:56:34","slug":"pasokan-listrik-80-mva-dari-pln-perkuat-operasional-pabrik-baja-di-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/2025\/10\/18\/pasokan-listrik-80-mva-dari-pln-perkuat-operasional-pabrik-baja-di-banten\/","title":{"rendered":"Pasokan Listrik 80 MVA dari PLN Perkuat Operasional Pabrik Baja di Banten"},"content":{"rendered":"<p>Banten(penaindonesia.net) &#8211; Sabtu 18 Oktober 2025, PT Lautan Baja Indonesia (LBI), produsen baja konstruksi nasional yang berlokasi di kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang, Banten, kini beroperasi lebih optimal setelah pasokan listrik dari PT PLN (Persero) meningkat menjadi 80 megavolt ampere (MVA). Suplai energi dalam skala besar ini memperkuat keandalan operasional pabrik dan mendorong peningkatan kapasitas produksi.<\/p>\n<p>Direktur PT Lautan Baja Indonesia, Andi, menyampaikan bahwa kerja sama dengan PLN menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan daya saing perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cKami berterima kasih kepada PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten atas dukungan yang luar biasa dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Tambahan daya ini benar-benar berdampak langsung terhadap efisiensi dan kapasitas produksi kami,\u201d kata Andi saat seremoni penyalaan di Tangerang, Selasa (7\/10).<\/p>\n<p>Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen menyediakan pasokan listrik andal bagi seluruh pelanggan, termasuk sektor industri. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah mempercepat hilirisasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cDengan rampungnya penambahan daya di PT LBI, kami berharap operasional pabrik dapat berjalan lebih optimal dan efisien. Langkah ini juga diharapkan menciptakan multiplier effect terhadap penyerapan tenaga kerja serta berkontribusi nyata bagi perekonomian nasional,\u201d ujar Darmawan.<\/p>\n<p>Sementara itu, General Manager PLN UID Banten, Mohammad Joharifin, menyampaikan bahwa PLN terus memperkuat sinergi antarunit untuk memastikan infrastruktur kelistrikan siap mendukung kebutuhan di kawasan industri.<\/p>\n<p>Dengan semangat transformasi dan pelayanan prima, PLN berkomitmen untuk terus menyediakan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.<\/p>\n<p>\u201cLangkah ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan melalui penyediaan listrik yang andal guna mendukung pertumbuhan sektor industri di Banten,\u201d tutur Joharifin.<\/p>\n<p>Joharifin menjelaskan, proses penyambungan daya untuk PT LBI dilakukan secara progresif. Pada tahap awal, PLN menyalurkan daya sebesar 60 MVA menggunakan trafo _mobile_ 2&#215;30 MVA sebagai solusi sementara selama pembangunan gardu induk utama masih berlangsung. Langkah ini memastikan operasional pelanggan dapat segera berjalan. Setelah gardu induk utama berkapasitas 150 kilovolt (kV) rampung, kapasitas penyaluran ditingkatkan menjadi 80 MVA sehingga kebutuhan energi pelanggan dapat terpenuhi.<\/p>\n<p>\u201cTahapan ini menunjukkan kesungguhan kami dalam memastikan setiap pelanggan industri mendapatkan pasokan listrik yang tepat waktu, aman, dan andal,\u201d pungkas Joharifin.(adi)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banten(penaindonesia.net) &#8211; Sabtu 18 Oktober 2025, PT Lautan Baja Indonesia (LBI), produsen baja konstruksi nasional yang berlokasi di kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang, Banten, kini beroperasi lebih optimal setelah pasokan listrik dari PT PLN (Persero) meningkat menjadi 80 megavolt ampere (MVA). Suplai energi dalam skala besar ini memperkuat keandalan operasional pabrik dan mendorong peningkatan kapasitas &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":13470,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[195,1136],"tags":[],"class_list":["post-13469","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pln"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13469","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13469"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13469\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13471,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13469\/revisions\/13471"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13470"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13469"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13469"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13469"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}