{"id":13824,"date":"2025-12-24T06:25:23","date_gmt":"2025-12-24T06:25:23","guid":{"rendered":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/?p=13824"},"modified":"2025-12-24T06:25:23","modified_gmt":"2025-12-24T06:25:23","slug":"pascabencana-pln-tambah-15-mw-dari-pltd-krueng-raya-untuk-perkuat-pasokan-listrik-banda-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/2025\/12\/24\/pascabencana-pln-tambah-15-mw-dari-pltd-krueng-raya-untuk-perkuat-pasokan-listrik-banda-aceh\/","title":{"rendered":"Pascabencana, PLN Tambah 15 MW dari PLTD Krueng Raya untuk Perkuat Pasokan Listrik Banda Aceh"},"content":{"rendered":"<p>Aceh Besar(penaindonesia.net) &#8211; Rabu 24 Desember 2025, PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PLN Nusa Daya berhasil mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Nusa Daya Krueng Raya berkapasitas 15 Megawatt (MW) di Kabupaten Aceh Besar pada Selasa, (23\/12) untuk menambah pasokan listrik Banda Aceh. Penambahan pasokan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan sistem kelistrikan pascabencana di Banda Aceh sekaligus menyambut momen Nataru dan Bulan Ramadan.<\/p>\n<p>Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa pengoperasian PLTD Krueng Raya merupakan bagian dari langkah PLN untuk memastikan pemulihan kelistrikan di Banda Aceh berlangsung tuntas dan berkelanjutan pascabencana.<\/p>\n<p>\u201cKehadiran PLTD ini menjadi bagian dari langkah strategis PLN untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Pascabencana, kami terus bergerak agar kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi dan aktivitas sosial maupun perekonomian dapat kembali berjalan normal,\u201d ujar Darmawan.<\/p>\n<p>Darmawan menambahkan, keberhasilan pengoperasian pembangkit ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim PLN di lapangan yang bekerja siang dan malam, serta dukungan berbagai pihak mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam proses pemulihan.<\/p>\n<p>\u201cKami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang terus bersinergi dengan PLN, sehingga progres recovery bisa berjalan baik. PLN akan terus memastikan sistem kelistrikan tetap aman, andal, dan siap mendukung kebutuhan masyarakat,\u201d imbuh Darmawan.<\/p>\n<p>Sementara itu Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan, dengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, kelistrikan Banda Aceh kini ditopang oleh beberapa pembangkit dengan total pasokan daya 32 MW.<\/p>\n<p>Listrik ini dipasok oleh PLTD Lueng Bata existing milik PLN Nusantara Power berkapasitas 7 MW dan backup pasokan dari PLN Nusa Daya sebesar 25 MW yang terdiri dari 10 MW di PLTD Lueng Bata dan 15 MW di PLTD Krueng Raya.<\/p>\n<p>\u201cDengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, sistem kelistrikan di Banda Aceh kini memiliki cadangan yang lebih kuat, didukung oleh PLTD Lueng Bata existing dan backup dari 2 lokasi PLTD dari PLN Nusa Daya, sehingga keandalan layanan dapat lebih terjamin bagi masyarakat,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Rizal menambahkan nantinya PLN akan kembali menambah pasokan listrik yang menyuplai Banda Aceh dengan pengoperasian PLTD di Ulee Kareng berkapasitas 25 MW, dengan begitu total backup daya yang memasok Banda Aceh nantinya sebesar 57 MW.<\/p>\n<p>\u201cPenempatan pembangkit di titik-titik strategis ini diharapkan dapat mengoptimalkan pasokan listrik, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terus terlayani dengan baik,\u201d tutup Rizal.(adi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Besar(penaindonesia.net) &#8211; Rabu 24 Desember 2025, PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PLN Nusa Daya berhasil mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Nusa Daya Krueng Raya berkapasitas 15 Megawatt (MW) di Kabupaten Aceh Besar pada Selasa, (23\/12) untuk menambah pasokan listrik Banda Aceh. Penambahan pasokan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan sistem kelistrikan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":13825,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[195,1136],"tags":[],"class_list":["post-13824","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pln"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13824","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13824"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13824\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13826,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13824\/revisions\/13826"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13825"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}