{"id":14105,"date":"2026-03-09T12:50:41","date_gmt":"2026-03-09T12:50:41","guid":{"rendered":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/?p=14105"},"modified":"2026-03-09T12:50:41","modified_gmt":"2026-03-09T12:50:41","slug":"komisaris-utama-pt-aca-iwan-kurniawan-menawarkan-kepada-anak-anak-yatim-untuk-memilih-sendiri-mainan-sebagai-hadiahnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/2026\/03\/09\/komisaris-utama-pt-aca-iwan-kurniawan-menawarkan-kepada-anak-anak-yatim-untuk-memilih-sendiri-mainan-sebagai-hadiahnya\/","title":{"rendered":"Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan Menawarkan Kepada Anak \u2013 anak Yatim untuk Memilih Sendiri Mainan Sebagai Hadiahnya"},"content":{"rendered":"<p>MALANG(penaindonesia.net) \u2013 Gelaran Pekan Islami XIX PT Anugerah Citra Abadi (ACA) di hari ke-8, beranjak ke Kecamatan Bululawang, Tajinan dan Pakisaji. Di Gedung Muslimat Bululawang, dibagikan santunan ke 387 anak yatim.<\/p>\n<p>Sementara di Gedung milik BPU Randugading, Tajinan, dibagikan kepada 345 anak yatim. Sedangkan di Pendopo Kecamatan Pakisaji, santunan diterima 446 anak. Total santunan yang diserahkan, Senin (9\/3\/2026), berjumlah 1.178 anak.<\/p>\n<p>Dalam setiap pertemuan tersebut, Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan menawarkan kepada anak \u2013 anak yatim untuk memilih sendiri mainan sebagai hadiahnya. Mulai pistol air, boneka, helikopter ataupun kipas angin kecil.<\/p>\n<p>\u201cSaya ingin anak-anak itu mandiri, tanpa disuruh-suruh oleh pengantar untuk maju ke panggung. Mereka biar berani maju karena kemauan sendiri,\u201d ucap Iwan, sapaan akrab pengusaha property terbesar Kota Malang itu.<\/p>\n<p>Bahkan, ia juga meminta anak-anak tersebut memilih antara hadiah berbentuk mainan atau uang untuk dibawa pulang. Tak hanya itu, Iwan juga menawarkan kepada mereka untuk diuji matematika, bahasa Inggris atau hanya joged.<\/p>\n<p>\u201cKalau yang mau tebak-tebakan pun juga boleh. Terserah mau pilih yang mana. Mau joged bareng-bareng juga oke. Yang penting berani maju ke depan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Bahkan di Tajinan, ia juga mengajak main tebak \u2013 tebakan jumlah uang yang ada di dalam amplop putih untuk santunan. Ternyata banyak jawaban yang masih keliru. \u201cSaya senang karena anak-anak diajak bermain lalu dapat hadiah,\u201d ucap Nurfaedah, warga Tajinan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Bupati Malang, HM Sanusi yang sempat menghadiri acara itu di Bululawang, mengajak anak yatim ikut berbahagia di bulan Ramadan dan menyambut Idul Fitri nanti. \u201cPak Iwan datang, ingin anak \u2013 anak senang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Meski demikian, ia juga berpesan agar anak-anak yatim itu belajar lebih giat serta memiliki prestasi, dengan nilai yang tinggi. \u201cIbu harus dampingi agar prestasi dan nilai anaknya harus tinggi. Sehingga mudah masuk perhuruan tinggi,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Acara Pekan Islami XIX PT ACA, juga mendapat apresiasi dari Plt Camat Pakisaji, Yunisa Setiabakti Suminto. \u201cTerima kasih kontribusi sosial dari PT ACA. Apalagi saat ini memang banyak sekali orang yang membutuhkan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dia berharap, ke depan tetap akan berlanjut namun dengan model lain yang bisa menjangkau masyarakat. \u201cKalau sekarang sudah dengam anak yatim, tahun depan bisa dapat dikembangkan untuk elemen \u2013 elemen masyarakat lain,\u201d tutupnya.(ADV)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MALANG(penaindonesia.net) \u2013 Gelaran Pekan Islami XIX PT Anugerah Citra Abadi (ACA) di hari ke-8, beranjak ke Kecamatan Bululawang, Tajinan dan Pakisaji. Di Gedung Muslimat Bululawang, dibagikan santunan ke 387 anak yatim. Sementara di Gedung milik BPU Randugading, Tajinan, dibagikan kepada 345 anak yatim. Sedangkan di Pendopo Kecamatan Pakisaji, santunan diterima 446 anak. Total santunan yang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":14106,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[331,195,117],"tags":[],"class_list":["post-14105","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agama","category-berita","category-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14105","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14105"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14105\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14107,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14105\/revisions\/14107"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14106"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14105"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14105"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/penaindonesia.net\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14105"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}